<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Yayasan Wakaf Paramadina</title>
	<atom:link href="http://www.paramadina.or.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.paramadina.or.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 05 Feb 2010 11:11:25 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Kabar Baik dari Ambon</title>
		<link>http://www.paramadina.or.id/2010/364/publikasi/artikel/kabar-baik-dari-ambon.html</link>
		<comments>http://www.paramadina.or.id/2010/364/publikasi/artikel/kabar-baik-dari-ambon.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 10:49:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.paramadina.or.id/?p=364</guid>
		<description><![CDATA[Pekan lalu, di Ambon, Komando Daerah Militer XVI/Pattimura memusnahkan 722 pucuk senjata, 9.276 butir amunisi, dan bahan peledak. Senjata dan amunisi sisa konflik Maluku dan Maluku Utara itu diserahkan oleh masyarakat untuk menjaga perdamaian dan kestabilan keamanan. Ini peristiwa penting dan kabar baik yang sangat perlu diumumkan. Di tengah banyak berita tentang derita, kabar itu [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.paramadina.or.id/2010/364/publikasi/artikel/kabar-baik-dari-ambon.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Polisi dan Kebebasan Beragama</title>
		<link>http://www.paramadina.or.id/2010/360/publikasi/artikel/polisi-dan-kebebasan-beragama.html</link>
		<comments>http://www.paramadina.or.id/2010/360/publikasi/artikel/polisi-dan-kebebasan-beragama.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 05:58:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ihsan Ali-Fauzi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.paramadina.or.id/?p=360</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Ihsan Ali-Fauzi
Baru-baru ini Komisi Nasional Hak Asasi Manusia mendesak Kepala Kepolisian RI agar menindak tegas mereka yang merusak tempat ibadah karena itu melanggar kebebasan beragama. Seperti diberitakan Kompas, Selasa (19/1), tuntutan itu disambut baik oleh Polri.
Ini berita menggembirakan dan langkah penting. Tuntutan Komnas HAM patut didukung. Kemitraan antara Polri dan masyarakat sipil, terutama para [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.paramadina.or.id/2010/360/publikasi/artikel/polisi-dan-kebebasan-beragama.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kekerasan Keagamaan dan Absennya Pemerintah</title>
		<link>http://www.paramadina.or.id/2010/356/publikasi/artikel/kekerasan-keagamaan-dan-absennya-pemerintah.html</link>
		<comments>http://www.paramadina.or.id/2010/356/publikasi/artikel/kekerasan-keagamaan-dan-absennya-pemerintah.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 04:55:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.paramadina.or.id/?p=356</guid>
		<description><![CDATA[Mengawali tahun 2010, kebebasan beragama di Indonesia tercoreng kembali oleh perusakan rumah ibadah di Lampung. Beberapa orang tidak dikenal melempari gereja hingga beberapa kaca pecah. Juga ada peristiwa aliran Surge Eden yang didatangi warga dan diteriaki dengan kata-kata kasar. Sebuah kelompok keagamaan yang lain berhasil memobilisasi massa dan berakhir dengan kekerasan. 
Umumnya mobilisasi digerakkan oleh [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.paramadina.or.id/2010/356/publikasi/artikel/kekerasan-keagamaan-dan-absennya-pemerintah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tantangan Pasca Cak Nur-Gus Dur</title>
		<link>http://www.paramadina.or.id/2010/355/publikasi/artikel/tantangan-pasca-cak-nur-gus-dur.html</link>
		<comments>http://www.paramadina.or.id/2010/355/publikasi/artikel/tantangan-pasca-cak-nur-gus-dur.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Jan 2010 11:14:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.paramadina.or.id/2010/355/publikasi/artikel/tantangan-pasca-cak-nur-gus-dur.html</guid>
		<description><![CDATA[BEBERAPA hari lalu saya bertanya kepada Buya Syafi&#8217;i -panggilan akrab Prof Dr Ahmad Syafi&#8217;i Ma&#8217;arif- tentang tantangan besar umat saat ini. Itu mengingat, diskursus pemikiran Islam, setidaknya pasca Cak Nur dan Gus Dur, belum banyak memberikan solusi atas masalah-masalah kemanusiaan. 
Terhadap pertanyaan tersebut Buya Syafi&#8217;i menjawab, &#8221;Kecuali Fazlur Rahman, para pembaru muslim yang lain belum [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.paramadina.or.id/2010/355/publikasi/artikel/tantangan-pasca-cak-nur-gus-dur.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bahtiar Effendy: Tantangan Kita Beda dengan Tantangan Cak Nur</title>
		<link>http://www.paramadina.or.id/2010/351/news/bahtiar-effendy-tantangan-kita-beda-dengan-tantangan-cak-nur.html</link>
		<comments>http://www.paramadina.or.id/2010/351/news/bahtiar-effendy-tantangan-kita-beda-dengan-tantangan-cak-nur.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Jan 2010 06:40:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.paramadina.or.id/?p=351</guid>
		<description><![CDATA[Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Bahtiar Effendy menegaskan bahwa tantangan saat ini berbeda dengan tantangan yang dihadapi oleh Nurcholis Madjid (Cak Nur) ketika tahun 1970-an. Hal ini ia katakan, pada saat acara peringatan 40 tahun Pembaharuan Islam di Indonesia di kampus Universitas Paramadina, Kamis, (7/1).
Acara ini untuk [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.paramadina.or.id/2010/351/news/bahtiar-effendy-tantangan-kita-beda-dengan-tantangan-cak-nur.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
